Bandung Barat – Beberapa waktu terakhir kawasan jalan raya nasional yang menghubungkan Kabupaten Bandung Barat dengan Kabupaten Cianjur menjadi sorotan masyarakat, terutama di Kecamatan Cipatat.
Sorotan terjadi setelah beredar kabar bahwa sejumlah warga di kawasan tersebut sempat melaporkan adanya dugaan peredara narkoba jenis obat-obatan keras tertentu (OKT) yang dijual dengan sistem online maupun COD (Cash On Delivery).
Atas kabar yang beredar tersebut, Kapolsek Cipatat Kompol Iwan Setiawan yang mengaku telah melakukan penelusuran ke lokasi, akhirnya menyampaikan klarifikasi atas situasi yang terjadi di wilayah hukum Polsek Cipatat, Polres Cimahi.
“Setiap informasi maupun masukan yang kami terima, baik melalui pak Kapolres maupun Lapor Pak Kapolsek, atau pun japri langsung ke kami Kapolsek, itu kami tindalanjuti,” kata Iwan.
Kapolsek juga mengakui jika dalam beberapa pekan ke belakang, pihaknya maupun Polres Cimahi sempat menerima sejumlah laporan. Pihak kepolisian, kata Iwan, langsung menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.
Ia juga tidak memungkiri bahwa sejumlah titik, termasuk warung-warung kopi yang berada disepanjang jalan nasional di wilayah hukum Polsek Cipatat kerap dijadikan lokasi berkumpulnya anak muda di malam minggu atau saat hari libur.
Baca juga: Polresta Bandung-FKUB Kabupaten Bandung Sepakati Sinergitas Jaga Keharmonisan Umat Beragama
Namun dijelaskan Iwan jika di warung-warung yang dimaksudnya itu pihaknya mengaku belum pernah menangkap tangan dan mengamankan pelaku, bahkan sekedar mendapat informasi adanya praktik penjualan miras dan narkoba.
“Dari Januari sampai dengan Juli kami memang mengamankan beberapa pengedar skala kecil yang mereka beli melalui delivery order maupun online. itu pun kami sudah limpahkan ke Satnarkoba Polres Cimahi,” ungkapnya.
Kapolsek Cipatat melanjutkan, jika pun ada kejadian di malam-malam tertentu, pihaknya hanya menemukan sejumlah anak muda dalam pengaruh munuman keras atau pun OKT. Namun ia menegaskan bahwa peredaran barang haramnya tidak terjadi di lokasi yang di maksud.
Baca juga: Dua Anggota DPRD Kota Bandung PAW Periode 2024–2029 Resmi Dilantik
Kepolisian, termasuk Polsek Cipatat menurutnya terus melakukan berbagai langkah sesuai fungsi kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas dan wilayah dari peredaran narkoba dan sejenisnya.
“Kita sudah melakukan beberapa langkah, diantaranya preemtif berupa sosialisasi ke sekolah, preventif dengan melakukan patroli baik terbuka maupun tertutup, dan melakukan penegakkan hukum terkait anak muda yang berkeliaran di atas jam 11 malam,” jelasnya.
“Ini rutin kita lakukan sebagai bentuk pencegahan sehingga ruang lingkup peredaran narkoba semakin sempit. Sehingga mudah-mudahan sepanjang jalur nasional ini terbebas dari peredaran dan transakasi narkoba,” imbuhnya.***(Heryana)