Bupati Bandung Siapkan Anggaran Khusus Biayai Puluhan Pendamping Koperasi Merah Putih

Bandung Raya161 Dilihat

Kabupaten Bandung – Koperasi Merah Putih menjadi salah satu isu yang hingga kini cukup menarik perhatian sejak digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Di Kabupaten Bandung, hal itu direspons oleh Bupati Dadang Supriatna.

Informasi terbaru dibagikan Bupati Bandung Dadang supriatna, seputar rencananya menyiapkan 31 orang yang akan mendukung operasional Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung.

Jumlah 31 orang SDM yang akan direkrutnya itu sesuai dengan jumlah kecamatan di Kabupaten Bandung. Nantinya, setiap orang akan ditempatkan di sat kecamatan untuk memberikan pendampingan atau supervisi pada operasional Koperasi Merah Putih (KMP).

Baca juga: Sebut Tak Jelas Penaggungjawab, Ketum KSPSI Larang Buruh Ikut Aksi Demo 25 Agustus

“Kami ingin Koperasi Merah Putih ini tidak hanya sekadar ada, tetapi benar-benar sehat dan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa,” ungkap Bupati dalam rakor KMP di Gedung Setda Kabupaten Bandung, Senin (25/8/2025).

Rekrutmen dikatakan Dadang Supriatna dilakukan karena KMP membutuhkan tenaga pendamping yang profesional dan berkompeten dalam memastikan KMP dapat bergerak maju dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Beberapa langkah diharapkan Bupati dapat dilakukan KMP dengan adanya tenaga supervisi tersebut melalui pengembangan usaha, peningkatan kualitas manajemen, serta memperluas akses permodalan.

Baca juga: Delapan Organisasi Sekolah Swasta Cabut Gugatan Atas Kebijakan Rombel 50 Siswa

Dalam realisasi penyediaan 31 SDM yang dimaksdnya iru, Dadang mengaku telah menyiapkan anggaran khusus. Hal itu didasari keiginannya agar KMP di daerahnya dapat berjalan baik sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Kami sengaja mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan tenaga pendamping ini. Kami ingin Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung sukses sesuai harapan Pak Presiden,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia memastikan bahwa rekrumen akan dilakukan secaa transparan dan profesional. Seleksi ketat kata Dadang, akan dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung.

Baca juga: Hari Ini Prabowo Subianto Lantik Kepala BNN dan Delapan Duta Besar

Dalamproses seleksi juga ia berpesan agar tidak ada interesi pihak manapun, agar SDM yang trpilih benar-benar memiliki profsionalisme, kompetensi, dan integritas tinggi saat bertugas.

“Saya tidak ingin ada titipan dari pihak manapun, apalagi hanya karena alasan keluarga atau tim sukses,” tegasnya

Namun ternyata rekrutmen tidak berjalan mudah, Bupati Dadang meminta agar sebelum bertugas, 31 orang terpilih nantinya akan menempuh pendidikan khusus di Institut Koperasi Indonesia (Ikopin).***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *