Kota Cimahi – Sebanyak 64 siswa dari 16 SMA dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Cimahi menghadiri Canvassing Olimpiade Pertanian Indonesia yang diselenggarakan Pemkot Cimahi dengan Institut Pertanian Bogor, Senin (28/7/2025).
Kegiatan Canvassing Olimpiade Pertanian Indonesia menjadi kesempatan baik bagi para siswa yang hadir didampingi guru mereka, untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan seputar pertanian modern.
Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana mendorong generasi muda untuk mau berkecimpung dalam sektor pertanian. Menurutnya, pertanian tak hanya soal bercocok tanam, melainkan juga sebagai sebuah kreativitas dan inovasi.
Baca juga: Catat! Ini Jadwal Final Piala AFF U23 Pertemukan Timnas Indonesia U23 Kontra Vietnam
“Pertanian hari ini bukan lagi soal membajak sawah, tapi soal teknologi, kreativitas, dan inovasi,” kata Ngatiyana.
Untuk itu, pihaknya mendorong agar generasi muda di Kota Cimahi untuk menjadi bagian dari masa depan pertanian di Indonesia.
Kendati diakui Wali Kota Ngatiyana akan keterbatasan lahan pertanian di Cimahi, dirinya mengingatkan masih tingginya potensi urban farming. Dimana bertani bisa dengan pendekatan teknologi seperti hydroponik dan aquaponik, serta digitalisasi pertanian.
Baca juga: Dedi Mulyadi Serukan Lomba Desa-Kelurahan, Juara Pertama Siap Kantongi Hadiah Rp7,5 Miliar
Pernyataan tersebut juga diperjelas oleh Ketua DPC Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA-IPB) Harjono. Ia bilang OPI merupakan strategi IPB dalam emperkuat ekosistem pertanian nasional dari kalangan generasi muda dan pelajar.
OPI juga disebutnya sebagai ruang generasi muda dan para pelajar untuk melakukan aktualisasi diri dalam hal yang berkaitan dengan minat di bidang pertanian, termasuk inovasi di dalamnya.
“Tujuan utama OPI adalah menggugah minat generasi muda, khususnya siswa SMA/MA, untuk melirik sektor pertanian dan berkontribusi ketahanan pangan nasional,” jelas Harjono.
Baca juga: Jelang Timnas U23 Indonesia Jamu Vietnam, Ketum PSSI: Harus Berani Main Keras
Canvassig OPI dijelaskan Harjono merupakan fase awal diselenggarakannya Olimpiade Pertanian Indonesia yang akan digelar secara daring pada September-Oktober 2025 mendatang.
Yang menarik bagi para pelajar adalah hadiah berupa kesempatan menjadi mahasiswa IPB tanpa melalui tes. Hadiah lainnya, panitia menyiapkan uang tunai, piala, dan sertifikat.***(Heryana)