Sistem One Way Presisi Dihentikan, Tol Brebes-Semarang Dinormalkan

Nasional177 Dilihat

Jakarta – Pemberlakuan sistem one way nasional Presisi di jalur Tol Trans Jawa dihentikan pada Rabu (25/3/2026) mulai pukul 12.15 WIB.

Penghentian sistem one way nasional Presisi dilakukan dari KM 263 Tol Brebes sampai KM 409 Tol Batang-Semarang.

Dengan penghentian penerapan rekayasa lalu lintas tersebut, maka arus kendaraan dari KM 263 Tol Brebes hingga KM 409 Batang-Semarang kembali dinormalkan dan berlaku dua arah.

Baca juga: Hindari Penumpukan Kendaraan, Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA untuk Perjalanan Balik

Sebelumnya, sistem one way nasional di Tol Trans Jawa diterapkan Korlantas Polri pada Selasa (24/3/2026) siang, dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

Meski demikian, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi tetap mengimbau pemudik untuk memanfaatkan WFA (Work From Aywhere) agar tidak terjadi penumpukan kendaraan arus balik.

Sesuai ketetapan pemerintah, WFA berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) pada 25-27 Maret 2026, untuk menghindari penumpukan kendaraan di tol Trans Jawa.

Baca juga: Libur Lebaran Akibatkan Pengunjung Kawasan Wisata Pacira Meninggi, Kapolresta Bandung Bantu Urai Kemacetan

“Kami mengimbau masyarakat yang kembali dari kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan dengan menghindari puncak arus balik,” kata Menhub.

Pihaknya memprediksi puncak arus balik sendiri akan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Yang akan ditandai dengan tingginya volume kendaraan menuju arah Jabotabek.

Dudy mengapresiasi berbagai pihak yang telah berkontribusi pada kegiatan arus mudik dan balik lebaran 2026, sehingga kegiatan tersebut berjalan lancar.

Baca juga: Tak Hanya di Masa Mudik, Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran Masih Tinggi

Koordinasi antar lembaga yang dinilainya baik itu diharapkan tetap terjaga hingga seluruh masa angkutan Lebaran 2026, termasuk arus balik berakhir.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *