Presiden Prabowo Ungkap Keprihatinan Kepala Daerah Belanja Mobil Dinas Rp8 Miliar

Nasional146 Dilihat

Bogor – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan sorotannya terhadap pembelian mobil dinas seorang kepala daerah yang bernilai fantastis, menyentuh Rp8 miliar.

Jika dibandingkan dengan mobil dinas  dirinya yang merupakan kepala negara, Presiden Prabowo menyebut sangat jauh berbeda, terutama dari aspek harga.

“Kita buka-bukaan, ada pemerintah daerah beli mobil dinas gubernur Rp8 miliar. Saya Presiden di Republik Indonesia pakai mobil Maung buatan Indonesia, harganya Rp700 juta,” ujar Prabowo, di hadapan sejumlah jurnalis dan pakar, Kamis (19/3/2026).

Baca juga: Begini Penjelasan Kemenag Lebaran 2026 Jatuh di Hari Sabtu

a menambahkan, kalaupun ada kelebihan spesifikasi dari mobil Maung Presiden dengan menambahkan anti peluru, harganya tidak lebih dari Rp1 miliar.

“Mungkin karena ini presiden ya ada anti peluru mungkin harganya Rp1 milar, tapi tidak Rp8 miliar, Kata Prabowo.

Lebih jauh dalam pertemuan di hambalang, Bogor, itu Presiden Prabowo menyoroti masih belum optimalnya efisiensi yang dilakukan pemerintah daerah.

Baca juga: Hasil Sidang Isbat, Lebaran 2026 Jatuh Hari Sabtu

Menurutnya, masih banyak penggunaan anggaran di daerah yang tidak menyentuh substansi. Bahkan beberapa kebutuhan dasar masyarakat masih terabaikan.

“Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contoh tadi jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan,” ujarnya.

Mendapati situasi demikian, Prabowo mempertanyakan keberadaan dana desa dan anggaran di tingkat provisi dan kabupaten/kota hingga akhirnya pemerintah pusat harus turun tangan.

Baca juga: Keceriaan Anak-anak dan Penyandang Disabilitas Nikmati Mudik Gratis Kemenhub RI

Selain contoh belanja mobil dinas kepala daerah dengan angka selangit, ia juga menyoroti masih banyak penjabat yang tidak efisien.

“Jadi, kita harus terbuka, harus fair bahwa terlalu banyak pejabat menurut saya ya tidak efisien. Coba kita selidiki semua efisiensi, habis itu kunjungan kerja,” imbuhnya.

Presiden meminta seluruh pihak yang dimaksud, termasuk kepala daerah untuk memiliki rasa tanggung jawab dan bekerja sepenuhnya untuk rakyat.

Baca juga: Kemenag Agendakan Sidang Isbat, 117 Titik Se-Indonesia Jadi Lokasi Pengamatan Hilal

“Yang kita minta kesadaran, rasa tanggung jawab. Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” tegasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *