Kabupaten Bandung – Pasar Bersih Soreang yang berada di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, ambruk pada Senin (16/3/2026) sekira pukul 13.00 WIB.
Dari peristiwa tersebut, empat orang warga yang sedang berbelanja dikabarkan tertimpa reruntuhan atap kios yang ambruk, satu diantaranya meninggal dunia.
Seorang saksi bernama Agus Diman (50) mengatakan, kondisi atap sejumlah kios di Pasar Bersih Soreang sudah tampak retak sejak beberapa waktu sebelum kejadian.
Baca juga: Volume Kendaraan di Jalur Mudik Nagreg Meningkat Sejak H-7 Idulfitri 1447 Hijriyah
“Memang sudah retak sebelumnya. Ditambah kan ada gilingan (tepung) mesin, jadi ada getaran gitu. Kejadiannya barusan sekitar jam satu ya,” ungkap Agus.
Ia mengatakan, sejumlah pedagang dan pengunjung pasar seketika berhamburan saat peristiwa ambruk terjadi. Namun nahas empat orang justru tertimpa reruntuhan atap.
Kios yang paling parah ambruk dan menyebabkan korban kata Agus, merupakan tempat penggilingan bakso. Sehingga ia menduga, selain karena retak ambruknya bagian atap kios juga dipicu getaran mesin giling.
Baca juga: Berbagi Satu Poin Lawan Borneo FC, Persib Masih Kokoh di Puncak Klasemen Super League
“Sudah retak di sebelah sini mah, sudah gede retaknya. Separuh yang di sana mah enggak bisa lari kan langsung ketimpa itu,” tambahnya.
Dikatakan Agus, korban merupakan pembeli yang sedang berbeanja. Sementara pemilik kios menurutnya berada di bagian dalam, sehingga selamat dari reruntuhan atap.
Dirinya menyebut peristiwa Senin siang itu merupakan kali pertama terjadi sejak dibanunnya Pasar Bersih Soreang lima tahun lalu.
Baca juga: Perlancar Jalur Mudik, Puluhan Kusir Delman di Garut Libur Operasional
Iya ini pertama kali, baru lima tahun sudah gini. kalau udah di sini gini mah khawatir atuh ke depannya, kan bangunannya kayak gitu tuh,” ujarnya
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono membenarkan peristiwa ambruknya Pasar Bersih Soreang. Ia mengaku segera melakukan sejumlah langkah yang diawali dengan pegecekan ke lokasi kejadian.
“Kami tadi mendapat informasi dari masyarakat bahwa Pasar Bersih Soreang ambruk dan ada korban jiwa. Kami langsung ke TKP. Benar adanya ada sekitar 13 yang rubuh,” ungkap Aldi.
Baca juga: Disbudparpora Kota Cimahi Ungkap Lonjakan Wisatawan Mancanegara, Ini Alasannya
Ia juga menjelaskan bahwa yang mengalami rubuh adalah bagian atap dari deretan kios di pasar tersebut, menimpa empat orang yang berada di bawahnya.
Kombes Aldi juga menyebut satu diantara korban yang tertimpa dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan tiga orang lainnya megalami luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit.
“Tadi kita bersama masyarakat, pertama menolong korban dulu ya, kemudian kami melaksanakan serangkaian penyelidikan terhadap peristiwa ini. Nanti kita lihat fakta-fakta terkait bagaimana kontruksi bangunannya,” jelas Kapolresta.***(BS)




























