Kemenag Agendakan Sidang Isbat Penentuan Idulfitri pada 19 Maret

Nasional54 Dilihat

Jakarta – Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriyah atau Idufitri sudah diagendakan oleh Kementerian Agama (Kemenag RI) akan berlangsung pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriyah.

Informasi agenda sidang isbat tersebut disampaikan oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Abu Rokhmad, yang menyebut sidang akan digelar mulai pukul 16.00 WIB.

Mengutip laman Kemenag RI, jika pada sidang isbat penentuan awal Ramadan kemarin dilasanakan di Hotel Borobudur, Jakarta, sidang nanti Kemenag akan kembali menggunakan Auditorium H.M. Rasjidi.

Baca juga: Ribuan Warga Iran Turun Ke Jalan Serukan Pembalasan Wafatnya Khamenei

Dipilihnya auditorium H.M Rasjidi disebabkan tempat yang berada di kantor Kemenang itu telah selesai direnovasi pada beberapa ruangan di dalamnya.

Alasan lainnya adalah dengan mempertimbangkan faktor teknis, diantaranya ketersediaan ruang bagi tamu undangan yang dianggap cukup representatif.

Selain itu, lokasi juga yang berada di kawasan perkantoran diperkirakan akan lebih tenang. Kondisi lalu lintas disekitarnya diprediksi sepi karena sudah memasuki masa libur serta sebagian besar warga mudik ke kampung halaman.

Baca juga: PPPK Paruh Waktu Segera Terima THR, Sekda Jabar: Setara Satu Bulan Gaji

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” kata Abu, Minggu (1/3/2026).

Abu juga mengatakan, sejumlah unsur dan lembaga akan dilibatkan dalam sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriyah. Diantaranya pakar astronomi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), BMKG, planetarium, obsevatorium serta ormas Islam.

“Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” jelasnya.

Baca juga: Begini Syarat Kendaraan Umum di Jawa Barat Dapatkan Insentif Pajak dan BBNKB

Meski masih ada 17 hari hingga pelaksanaan sidang, Kemenag RI melalui Dirjen Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, tengah mematangkan seuruh persiapan teknis.

Menurut Arsad, pihaknay terus memprsiapkan berbagai sarana prasarana sidang, termasuk hal berkaitan dengan sistem pelaporan rukyat dan koordinasi antar titik pantau hilal.

“Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat,” katanya.

Baca juga: KDM Tegaskan Penghapusan Pajak Kendaraan Untungkan Keuangan Daerah

Seperti pada kegiatan yang sama sebelumya, beberapa agenda sidang yang akan dilaksanakan diantaranya seminar posisi hilal, verifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah (titik pantau).

Rangkaian acara akan diakhiri dengan sidang isbat yang dilanjutkan dengan pengumuman resmi dari Menteri Agama terkait hasil sidang dan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *