Kota Bandung – Gubernur Jawa Bart Dedi Mulyadi kembali menerapkan kebijakan meliburkan angkot (angkutan kota), delman, dan becak untuk mengurangi kepadatan d titik krusial jalur mudik lebaran 2026.
Para sopir angkot, penngemudi becak dan delman yang diliburkan dipastikan akan mendapatkan dana kompensasi untuk mengganti penghasilan mereka selama diliburkan kurang lebih selama sepekan.
Jumlah dana kompensasi yang dikucurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat unutuk sekira 3.000 penerima manfaat disebutkan Dedi Mulyadi mencapai Rp6,9 miliar.
Baca juga: Jaga Kondusivitas Lebaran 2026, Polres Cimahi Musnahkan 47 Kilogram Ganja
“Untuk 3.000 penerima manfaat se-Jawa Barat. diantaranya Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, dan Kota Bandung,” ujar KDM usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Mapolda Jabar, Kamis (12/3/2026).
Dana kompensasi, lanjut KDM, dipastikan sudah mulai terdistribusi sejak Kamis malam. Kabar tersebut ia dapatkan langsung dari Kepala Badan Pengalola Keuangan Daerah Provinsi Jawa Barat.
Dijelaskannya, kebijakan meliburkan angkot, becak dan delman buka hanya karena mudik saja, pihaknya juga mempertimbangkan tingginya konsentrasi kendaraan masyarakat di kawasan wisata.
Baca juga: Polres Cimahi Siagakan Ratusan Personel Jamin Keamanan Mudik dan Balik Lebaran 2026
“Kita mempertimbangkan bukan hanya arus mudik saja, tapi juga arus wisata setelah hari raya. Sehingga jalur Lembang, puncak, dan padalarang kita bebaskan,” ujarnya.
Kepada awak media, mantan Bupati Purwakarta itu menyampaikan adanya sebuah terobosan, yakni penyediaan sebuah mobil khusus yang akan disiagakan di jalur tol untuk membantu masyarakat.
Mobil jenis Mercedes Benz tersebut menurut KDM merupakan mobil dinas gubernur yang dimodifikasi sehingga menjadi mobil pelayanan kesehatan, hingga dapat digunakan untuk bersalin darurat.
Baca juga: Pemkot Cimahi Percepat Pencairan THR Bagi ASN, Ini Besaran yang Didapat Setiap Pegawai
“Saya melihat mobil itu tidak efektif buat saya dan sudah direnovasi. Dan saya belajar dari pegalaman dulu di Tol Cipali ada yang melahirkan, di tolong oleh anggota polisi, sehingga hari ni akan diluncurkan ke tol Cipali,” pungkasnya.
Dengan keadiran mobil tersebut, KDM berharap tak ada lagi yang melahirkan di pinggir jalan, melainkan di dalam mobil yang didesain khusus tersebut.***(Heryana)

























