Tiba di Maumere, KDM Segera Terbangkan Belasan Korban TPPO ke Bandung

Jawa Barat77 Dilihat

Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikabarkan telah tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (23/2/2026).

Sesuai rencana, Dedi Mulyadi bersama Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein hendak menjemput 13 warga Jabar yang diduga menjadi korban tindak pidana erdgangan orang (TPPO).

Seluruh perempuan warga Jabar yang diduga mengalami kekerasan seksual itu akan diterbangkan dari Bandara Labuan Bajo menuju Bandung pada Rabu (25/2/2026) yang akan datang.

Baca juga: Baznas Cimahi Jelaskan Besaran dan Distribusi Fidyah Ramadan 1447 Hijriyah

Dalam keterangannya, Pemprov Jabar menyebut jumlah korban yang akan diterbangkan berjumlah 12 orang. Satu orang lainnya disebut telah meninggalkan Maumere lebih dulu.

KDM menegaskan, kasus dugaan TPPO yang berujung pada adanya dugaan kekerasan seksual tersebut ajkan ditindaklanjuti hingga ke ranah hukum.

Untuk itu, para korban nantinya akan dipersiapkan menjadi saksi dalam pengusutan kasus tersebut, setelah mereka tiba di Bandung dan tinggal di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Pada DP3AKB Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Berapa Besaran Zakat Fitrah Ramadan 1447 Hijriyah? Ini Penjelasan Baznas Cimahi

“Jangan lagi ada warga Jabar yang pergi ke luar tanpa arah dan tujuan, makanya di Jabar akan diperbanyak lapangan pekerjaan,” kata KDM.

Selain didampigi dua Bupati, dalam keberangkatannya ke Maumere itu KDM juga melibatkan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Jabar.

Dberitakan sebeumnya, 13 warga Jawa Barat yang berasal dari Kabupaten Purwakarta, Cianjur Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung diduga menjadi korban TPPO setelah mereka tiba di Maumere.

Baca juga: DPR Angkat Suara Soal Kematian Remaja di Sukabumi Diduga Korban Kekerasan

Informasi diterima KDM usai melakukan video call bersama suster Ika, seorang Biarawati yang menyelamatkan para korban dari sebuah pub di Kota Maumere.

Selama ini sluruh korban mendapatkan perlindungan dan ditempatkan di penampungan usai diselamatkan Tim Relawan Untuk Kemanusian Flores (TRUK-F) yang diketuai Suster Ika.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *