Polresta Bandung Bantu Tangani dan Pulihkan Desa Bojong Pasca Banjir Terjang Ratusan KK

Bandung Raya52 Dilihat

Kabupaten Bandung – Sejumlah rumah dengan 289 kepala keluarga (KK) menjadi korban bencana banjir yang menerjang Kampung Bojongkeusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (11/2/2026) malam mengakibatkan tanggul sungai Cisunggalah jebol. Akibatnya, air bercampur lumpur dengan ketinggian 120 sentimeter menggenangi wilayah tersebut.

Dari keterangan yang disampaikan Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono, banjir terjadi mulai pada Rabu malam pukul 23.15 WIB, yang diawali dengan meluapnya aliran sungai Cisunggalah.

Baca juga: Wali Kota Cimahi: Olimpiade Sains Nasional Bangun Generasi Berdaya Saing Tinggi

Genangan air bercampur lumpur pun seketika meluas hingga ke beberapa RT dan RW di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya.

“Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga menyebabkan enam rumah mengalami kerusakan jebol akibat derasnya arus air,” tutur Aldi Subartono, Kamis (12/2/2026).

Polresta Bandung, lanjut Aldi, kini fokus pada upaya penyelamatan warga terdampak. Bahkan dirinya terjun langsung membantu penanganan pascabanjir hingga ikut membersihkan lumpur serta berbagai material yang terbawa banjir ke rumah warga.

Baca juga: Ciptakan Banyak Peluang, Persib Harus Akui Keunggulan Ratchaburi 3-0

Bersama dirinya, juga diterjunkan sejumlah personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung, TNI, Brimob Polda Jabar, Satpol PP Kabupaten Bandung, serta sejumlah relawan.

Kondisi kesehatan warga terdampak juga menjadi perhatian serius kepolisian dengan menurunkan tim Dokkes Polresta Bandung. Mereka memberikan pelayanan kesehatan terutasma kepada kelompok usia rentan.

Bantuan lain berupa sembako dan kebutuhan lainnya juga didistibusikan untuk memberikan perlindungan, sekaligus meringankan beban warga terdampak.

Baca juga: Gubernur Bengkulu Kunjungi Lokasi Longsor Cisarua: Bencana Ini Jadi Pembelajaran Kita Saling Bantu

“Kami hadir untuk memastikan warga mendapatkan penanganan yang cepat, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, hingga bantuan logistik,” kata Aldi.

Ia menambahkan upaya pemulihan di lokasi bencana memerlukan sinegitas antar lembaga yang kuat. Pihaknya berkomitmen untuk terus hadir dalam situasi darurat untuk memastikan masyarakat aman dan selamat.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *