Bandung Barat – Kunjungan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan ke lokasi bencana longsor Cisarua, Rabu (11/2/2026), disambut Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dan Wabup Asep Ismail, serta sejumlah unsur Forkopimda lainnya.
Helmi Hasan datang membawa bantuan untuk warga terdampak bencana longsor Cisarua senilai Rp370 juta. Bantuan tersebut diberikan berupa pembuatan sumur bagi warga di sekitar lokasi.
Dalam kunjungannya di Posko bencana Desa Pasirlangu, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan harapan agar bencana yang terjadi dapat diambil sebagai pelajaran dan hikmah untuk dapat saling membantu antar sesama.
Baca juga: Dilepas Wamen ATR/BPN, Peserta KKN Aceh-Sumut Fokus Restorasi Data Pertanahan Pascabencana
“Saya sudah bicara pada Pak Bupati dan Wakil Bupati, kita ingin agar bencana ini menjadi pembelajaran bagi kita untuk saling membantu dan saling silaturahim. Tadi Pak Bupati dan Bupati sudah menyambut, terima kasih Banyak,” ucap Helmi.
Kepada awak media, ia mengaku telah berkunjung ke kediaman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Subang. Dalam pertemuannya tersebut, Helmi sempat meminta ijin untuk mengunjungi lokasi bencana longsor Cisarua.
“Kita doakan semoga Bandung Barat khususnya, tidak akan ada bencana lagi, masyarakatnya akan jauh lebih sejahtera, apalagi dipimpin oleh Bupati dan wakil Bupati yang mencintai rakyatnya dan insyaallah dicintai rakyatnya,” kata Helmi.
Baca juga: TMMD Reguler ke-127 Berlanjut, Dua Rumah Warga di Kabupaten Bandung Jadi Sasaran Program RTLH
Soal bentuk bantuan berupa lima sumur bor, Helmi mengatakan sesuai dengan permitaan warga terdampak bencana. Bantuan lainnya ia juga salurkan senilai Rp150 juta untuk perbaikan dua masjid.
Dirinya mengaku mengetahui jika Pemkab Bandung Barat juga saat ini membuat 15 sumur bor, namun bantuan yang diberikan dalam jenis yang sama diyakini akan menutupi kebutuhan warga lainnya yang masih memerlukan.
“Meskipun Pak Bupati sudah menyampaikan juga ada program 15 sumur bor yang sudah dilakukan Pemkab, tetapi mungkin saja masih ada yang belum dan yang lima ini usulan kepada kami,” jelasnya.
Baca juga: Optimalkan Fungsi PJU, Dishub dan DLH Kota Cimahi Rutin Lakukan Pemangkasan Dahan Pohon
Kunjungan Gubernur Bengkulu itu juga bertepatan dengan hari ke-19 proses pencarian dan evakuasi korban bencana longsor Cisarua, kendati masa tanggap darurat telah berakhir dan tidak diperpanjang.
Hingga Selasa (10/2/2026) malam atau hari ke-18, tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 99 kantong jenazah dengan 88 diantaranya telah teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Jabar.
Pencarian masih terus dilakukan dengan dukungan TNI dan Basarnas. Alat berat berupa ekskavator serta tim K9 juga masih tampak dilibatkan dalam proses pencarian di masa pemulihan.***(Heryana)































