Warga Diungsikan Akibat Banjir Rendam Empat RW, Wali Kota Cimahi: Ini yang Terparah

Bandung Raya99 Dilihat

Kota Cimahi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cimahi dalam durasi yang cukup lama menyebabkan empat RW di kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, mengalami banjir.

Tak hanya membuat kesulitan melaksanakan aktivitas keseharian, banjir juga menggenangi ruas jalan Nanjung hingga menyebabkan kendaran dari Cimahi menuju Soreang maupun sebaliknya tak bisa melintas.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana yang meninjau lokasi bencana banjir mengatakan, puluhan warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman, yakni di salah satu sekolah yang berada di kelurahan yang sama.

Baca juga: Tinjau lokasi Longsor Pasirlangu, KDM Bakal Relokasi Warga dan Kembalikan Fungsi Alam

“Dari BPBD, Kelurahan, dan Dinsos sudah turun tangan mengevakuasi warga yang masih kebanjiran. Kita tempatkan di SD Mandiri yang ada di kelurahan Utama,” ungkap Ngatiyana.

Ia melanjutkan, banjir yang terjadi pda Sabtu (24/1/2026) merendam RW 10,11,13, dan 15, Kelurahan Utama. Hingga sore air masih menggenang di sebagian wilayah terdampak.

Hal tersebut menurutnya membuat masyarakat sulit melakukan aktivitas, termasuk memasak dan kegiatan rumah tangga lainnya. Sehingga pengungsian dan dapur umum segera dibangun pihaknya.

Baca juga: Respons Bencana di Lembang, Gubernur Imbau Aparat Kewilayahan dan Daerah Lakukan Mitigasi Kebencanaan

“Dari BPBD juga sedang menyiapkan semua perlengkapan dan diadakan dapur umum untuk melayani 4 RW,” imbuhnya.

Menurutnya, meski nihil korban jiwa, banjir kali ini merupakan yang terparah terjadi Kelurahan Utama. Penyebabnya, kata Ngatiyana, adalah karena curah hujan yang sangat tinggi, serta beberapa saluran disekitar lokasi yang tersumbat.

“Semua sedang hujan ekstrem, mulai dari sebelah utara yang lokasinya tinggi, sehingga Cimahi paling bawah dan penyumbatan drainase, karena derasnya air terjadilah banjir,” ungkapnya.

Baca juga: Bencana Hidrometeorologi Terpa Wilayah Bandung Raya Jumat Sore, Dari Longsor Hingga Banjir

Tak hanya di Kelurahan Utama, Wali Kota bilang, banjir juga terjadi di beberapa wilayah lainnya. Namun debit air di wilayah lain lebih cepat surut, sementara Kelurahan Utama merupakan wilayah yang berada paling bawah.

Pihaknya bersama masyarakat mengaku telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, termasuk melaksanakan kerja bakti berupa kegiatan pegerukan drainase pada Sabtu pagi.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *