Klarifikasi Anggota Bhabinkamtibmas Usai Tuding Penjual Es Gabus: Kami Menyimpulkan Terlalu Cepat

Nasional22 Dilihat

Jakarta – Sempat viral di media sosial terkait video yang memperlihatkan aksi seorang Anggota Bhabinkamtibmas dan satu Anggota Babinsa menghardik seorang penjual es gabus keliling di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam video yang beredar, penjual es gabus bernama Sudrajat dituduh menggunakan spons (busa) sebagai bahan membuat makanan yang dijualnya berkeliling tersebut. Oleh kedua petugas, Sudrajat bahkan dipaksa untuk makan dagangannya.

Belakangan aksi tersebut diklarifikasi langsung oleh anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada dalam video, setelah diketahui bahan baku es gabus yang digunakan Sudrajat ternyata memang bahan makanan jenis hunkue yang aman dikonsumsi, bukan spons seperti yang disangkakan.

Baca juga: Disdik Bandung Barat Pastikan Kegiatan Sekolah Pasca Longsor Cisarua Tetap Berjalan: Terapkan KBM Daring

“Saya Aiptu Ikhwam Mulyadi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Selatan, Jakarta Pusat, dengan ini bersama Pak Babinsa Kelurahan Panjang. menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, khususnya kepada Bapak Sudrajat, pedagang es kue yang terdampak langsung pada kejadian tersebut,” kata Ikhwan, Senin (26/1/2026).

Permohonan maaf juga disampaikan Ikhwan kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menurut keduanya telah menimbulkan kegaduhan.

Ikhwan yang bertugas sebagai Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Selatan, serta Heri Anggota Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengakui jika sikapnya dalam video menunjukkan sebagai tindakan yang terlalu cepat dalam mengambil kesimpulan.

Baca juga: Dampak Pengurangan TKD, Bupati Bandung Minta OPD Prioritaskan Realisasi Janji Politik

“Kami menyadari bahwa kami menyimpulkan terlalu cepat tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti dinas kesehatan, Kedokteran Polisi, maupun Laboratorium Polri,” akunya.

Namun di tengah klarifikasi dan permohonan maafnya itu, keduanya berkilah bahwa mengamankan dan menginterogasi Sudrajat merupakan respon cepat atas laporan yang didapatnya dari masyarakat.

Alasan lain juga disampaikan Ikhwan, yakni untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya berhati-hati dalam membeli makanan, untuk mencegah potensi bahaya.

Baca juga: Termasuk Anggota Marinir, KDM Pastikan Seluruh Korban Longsor Cisarua Dapatkan Santunan

“Pertama, tindakan awal kami merupakan bentuk respon cepat terhadap laporan masyarakat yang khawatir adanya dugaan makanan berbahaya beredar di lingkungan. Kedua, niat kami semata-mata untuk mengedukasi agar tidak ada konsumen yang dirugikan,” sambungnya.

Sebelumnya, beredar video seorang penjual es kue bernama Sudrajat diinterogasi oleh seorang Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Tak hanya menuding menggunakan bahan spons, keduanya bahkan memaksa Sudrajat memakan es yang dijualnya.

Belakangan diketahui jika tudingan kedua aparat keamanan tersebut terpatahkan oleh hasil pemeriksaan Laboratorium Polda Metro Jaya, yang menyatakan bahan es kue buatan Sudrajat tidak berbahaya dan bukan spons.***(Heryana)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *