BPBD dan Dinsos Kota Bandung Distrbusikan Bantuan Logistik Bencana Tanah Longsor Pasirlangu

Bandung Raya70 Dilihat

Kota Bandung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menerjunkan seumlah personel untuk membantu penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Bersama personel, BPBd juga mengirimkan bantuan logistik untuk penanganan kedaruratan bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026).

Bantuan logistik berupa dan peralatan yang dikirimkan diantaranya berupa 500 karung, 40 karton air mineral, 19 paket sembako, 75 selimut, serta 10 sekop.

Baca juga: Duka Bandung Barat, Dari Firasat KDM Pesan Seribu Nasi Kotak Hingga Bantuan Uang Tunai

“Sembako sudah kami kemas dalam paket, isinya lengkap,” jelas Robby, Kepala Bidang Kedarurratan dan Logistik BPBD Kota Bandung.

Sebagai langkah antisipasi jika para petugas terpaksa harus menginap di lokasi bencana, para personel yang terjun juga membekali diri dengan tenda.

“Sementara ini kami bawa 10 personel, nanti mungkin akan ada relawan dari Kota Bandung juga tapi itu belum terinventarisir,” ungkap Robby.

Baca juga: Warga Diungsikan Akibat Banjir Rendam Empat RW, Wali Kota Cimahi: Ini yang Terparah

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial juga merespon cepat bencana di Cisarua, KBB, dengan mengirimkan sejumlah bantuan awal bagi warga penyintas bencana.

“Tim Dinsos Kota Bandung bersama Tagana membawa kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan. Kami datang bersama BPBD dan Diskarmatan Kota Bandung,” ungkap Kadinsos Kota Bandung Yorisa Sativa.

Bantuan yang disalurkan disebutnya bersifat sementara. Bantuan selanjutnya akan dikirim pada Minggu (25/1/2026) dengan jenis yang disesuaikan kebutuhan setelah terlebih dahulu dilakukan asesmen lapangan.

Baca juga: Tinjau lokasi Longsor Pasirlangu, KDM Bakal Relokasi Warga dan Kembalikan Fungsi Alam

“Bantuan yang dibutuhkan bukan hanya bahan pokok. Bisa saja dibutuhkan pakaian dan makanan tambahan. Semua masih kami inventarisir sambil menunggu data terbaru,” ujarnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *