Bencana Hidrometeorologi Terpa Wilayah Bandung Raya Jumat Sore, Dari Longsor Hingga Banjir

Bandung Raya88 Dilihat

Bandung Barat – Jagat media sosial dihebohkan dengan perstiwa bencana hidrometeorologi di Wilayah Bandung Raya, terutama Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi hari ini, Sabtu (24/1/2026).

Informasi yang berhasil dihimpun tim redaksi Warta Pajajaran adalah adanya sejumlah pohon di Kota Baru Parahyangan yang tumbang diterpa hujan dan angin kencang yang mengguyur wilayah Padalarang pada Jumat (23/1/2026) sore.

Di tengah evakuasi pohon tumbang dan patah dahan di Kota Baru Parahyangan, tampak pemotor yang tertimpa pohon saat melaju di ruas jalan kompleks elit di Bandung Barat itu.

Baca juga: Amazing! Karst Citatah Bandung Barat Jadi Lokasi Syuting Film Lisa Blackpink

Dari video yang sersebar melalui aplikasi berbagi pesan, juga menunjukan sebagian pohon tumbang jenis trembesi tampak menimpa beberapa mobil yang terparkir.

Peristiwa yang tak kalah memprihatinkan adalah bencana tanah longsor di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat sekira pukul 18.00 WIB.

Dari kejadian yang berlokasi di kaki Gunung Burangrang itu, terdapat sekira 30 rumah terdampak dan mengalami kerusakan cukup parah. Bencana tanah longsor juga menewaskan 6 orang warga.

Baca juga: Dukung Kelestarian Alam, TNI Angkatan Darat Tanam 500 Pohon di Jatigede

Sementara para petugas masih melakukan pencarian terhadap 84 warga lainnya. Data disebut Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin masih bersifat dinamis, dan berpotensi berubah.

“Datanya masih bergerak. Yang terbaru, ada 6 orang meninggal dunia, 21 orang selamat, dan 84 masih dalam pencarian,” kata Nur Awaludin.

Seluruh korban selamat dari bencana tanah longsor hingga saat ini masih ditangani oleh para petugas dan relawan di posko kantor Desa Pasirlangu dan Puskesmas Pasirlangu.

Baca juga: Kasus Kematian Bocah Diduga Tersengat Listrik PJG Berakhir Damai, Keluarga Ikhlas Terima Musibah

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Bandung Raya sejak beberapa hari terakhir. Bahkan dalam 24 jam hujan tak pernah berhenti meski dengan intensitas yang berubah-ubah.

Sabtu (24/1/2026) pagi, Warta Pajajaran juga mendapatkan informasi tertutupnya jalur menuju titik lokasi bencana tanah longsor akibat sejumlah rumpun bambu yang tumbang menimpa badan jalan.

Rumpun bambu yang tumbang berlokasi di wilayah Cimeta, yang menjadi salah satu jalur utama dari Sekolah Kepolisian Negara (SPN) menuju Desa Pasirlangu.

Baca juga: Kunjungi Sekolah di Kabupaten Bandung, Menko Zulkifli Hasan Kampanyekan Manfaat MBG

Bencana hidrometeorologi lainnya berupa banjir juga terjadi di wilayah Kota Cimahi. Dari Video yang beredar, banjir terjadi di kawasan Cibodas, Nanjung, Kecamatan Cimahi Selatan.

Saat ini tim redaksi masih terus menghimpun informasi lebih lengkap, termasuk pembaharuan data warga penyintas bencana di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *