Kota Bandung – Persoalan sampah di Kota Bandung masih menjadi momok yang membutuhkan langkah serius dengan sumber daya yang kuat untuk menyelesaikannya.
Salah satu hal yang kini dihadapi Kota Bandung dalam penaganan sampah adalah kurangnya biaya. Untuk itu, Pemerintah kota (Pemkot) Bandung dikabarkan tengah menanti persetujuan Gubernur Jawa Barat untuk anggaran tambahan.
Angka yang dibutuhkan pun cukup besar, yakni mencapai Rp90 miliar, khusus untuk penanganan sampah di kota berjuluk Paris van Java itu.
Baca juga: Hari ke-8 Operasi Lilin Lodaya, Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Alami Peningkatan
“Kalau tidak disetujui, tanggal 12 Januari kita mulai menghadapi krisis sampah,” ungkap Wali Kota Bandung uhammad Farhan, Kamis (25/12/2025).
Ancaman serius disampaikan Farhan bahwa jika dibiarkan, maka sampah akan menjadi bencana di Kota Bandung pada sekira bulan April 2026 mendatang.
Dalam pernyataannya, Farhan juga menyebut bahwa pihaknya memiliki waktu yang sangat pendek, yakni hingga dua pekan saja untuk segera melakukan antisipasi bencana yang dimaksud, melalui langkah penanganan.
Baca juga: Aceh Resmi Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Dua Pekan
Seperti diketahui, sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan evaluasi terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bandung 2026.
Dalam pertemuan bersama Wali Kota Muhamad Farhan, Gubernur yang akrab disapa KDM itu memberikan sejumlah saran dan masukan kepada pemerintah Kota dalam hal penyesuaian APBD Kota Bandung 2026.***(Heryana)

























