Polres Cimahi Terjunkan 528 Personel dalam Operasi Lilin Lodaya 2025

Bandung Raya339 Dilihat

Kota Cimahi – Menghadapi libur Natal dan tahun Baru (Libur Nataru), Polres Cimahi menyiagakan 528 personel yang akan diterjunkan dalam pelaksanaan operasi Lilin Lodaya 2025.

Menurut Kapolres Cmahi AKBP Niko Nurullah Adi Putra, ratusan personel tersebut akan disebar di sejumlah titik serta mengisi belasan pos yang sudah disiapkan, baik pos terpadu, pos pelayanan, maupun pos pengamanan.

Informasi tersebut disampaikan Niko usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025 di Mapolres Cimahi, Jumat (19/12/2025) yang diadiri berbagai unsur, termasuk pemerintahan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Baca juga: Rumah lantai Dua di Cimahi Dilalap Si Jago Merah: Tak Ada Korban Jiwa

“Alhamddulillah semua unsur Forkopimda hadir. 528 personel akan ditempatkan di 11 pos, terdiri dari 1 Pos terpadu, 4 pos pelayanan, dan 6 pos pengamanan,” tutur Niko.

Ratusan personel tersebut, lanjut Niko, akan bertugas mengisi pos selama dua pekan atau 14 hari sejak 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026.

Secara teknis pihaknya akan membagi seluruh personel berikut lokasi tempat mereka bertugas dengan sistem rayonisasi. Polres Cimahi membagi empat rayon yakni Utara, Selatan, Barat, dan Timur.

Baca juga: Perpustakaan Keliling BIMO, Cara Penerbit Erlangga Dukung Tingkatkan Literasi di Kota Bandung

Wilayah hukum Polres Cimahi yang mencakup Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan satu Kecamatan di Kabupaten Bandung (Margaasih) memiliki karakteristik berbeda.

“Untuk pengamanan kami bagi ke dalam 4 rayon. Namun di selatan mulai dari Gununghalu, Sindangkerta, dan Cililin tidak ada tempat ibadah, sehingga hanya di tiga lokasi kami intensifkan,” jelasnya.

Dijelaskannya pula bahwa operasi tersebut bukan memperlancar arus lalu lintas semata, melainkan juga sebegai bentuk kegiatan kemanusiaan, mengingat kebencanaan yang terjadi di Sumatra.

Baca juga: Ratusan SPALD Dibangun Jadi Upaya Pemkot Cimahi Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Kapolres menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan nantinya merupakan bentuk kehadiran negara yang akan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

“Jadi, kegiatan kemanusiaan ini untuk menunjukkan bahwa negara melalui TNI, Polri, dan pemerintah daerah hadir ditengah masyarakat, untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sehingga dalam prakteknya, Kapolres juga menekankan seluruh personel melakukan upaya meguangi fatalitas kecelakaan, termasuk akibat bencana yang berpotensi terjadi akibat curah hujan meninggi.

Baca juga: Grand Sunshine Siapkan Pesta Kembang Api dan DJ Performance Sambut Libur Nataru

Pihaknya juga menyiagakan 66 persoel yang dikhususkan menjaga keamanan di kawasan wisata. Usai Natal, ia memprediksi akan terjadi peningkatan kunjungan yang signifikan di kawasan wisata.

“Tempat wisata itu paling banyak di wilayah utara, mulai dari Cisarua, Parongpong, dan Lembang. Kurang lebih ada 22 personel di luar anggota pospam dan lainnya. Juga ada 10 anggota Raimas (pengurai massa) dengan mobilitas tinggi untuk bisa melancarkan,” pungkasya.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *