Kota Cimahi – Pentingnya satuan pendidikan menjalin kerjasama dengan media yang kredibel menjadi perhatian DPD Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kota Cimahi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar.
DPD JWI Kota Cimahi memandang, kecermatan satuan pendidikan (sekolah) memilih media yang kredibel sebagai mitra kerja sama diawali dengan memahami dunia jurnalistik, tugas dan fungsi wartawan, hingga sikap yang pas dilakukan ketika menjadi narasumber.
Hal tersebut melatarbelakangi DPD JWI Kota Cimahi menggelar Sosialisasi Pengenalan Jurnalistik di Lingkungan Pendidikan, di Aula Kantor Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jumat (19/12/2025).
Baca juga: Anggap Berkinerja Baik, Sebagian Publik Tak Menyangka Bupati Bekasi Jadi Tersangka KPK
Sekira 80 tenaga pendidik dari sejumlah SD dan SMP se-Kota Cimahi mengikuti kegiatan yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Setda Kota Cimahi Hendra Gunawan.
Narasumber lainnya adalah Dosen yang juga mantan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat Iman S Nurdin, serta Pemimpin Redaksi Warta Pajajaran sekaligus Penyiar di salah satu Radio swasta di Bandung, Heryana Surya.
Dalam laporannya, Ketua DPD JWI Kota Cimahi Bubun Munawar menuturkan, derasnya arus informasi seiring perkembangan media sosial menjadi peringatan sekaligus tantangan bagi masyarakat dalam memilih sumber informasi yang kredibel.
Baca juga: Siap Amankan Libur Nataru, Polresta Bandung Mulai Geser Pasukan
“Demikian juga dengan sebuah lembaga seperti sekolah agar bijak dalam menentukan media yang tepat untuk dapat menjadi mitra publikasi berbagai kegiatan, utuk dapat dikonsumsi publik dengan baik,” ujarnya.
Dijelaskannya, sebagai salah satu organisasi profesi wartawan, JWI senantiasa memerhatikan kualitas setiap awak media agar tetap pada koridor sebagai sebuah profesi yang memiliki kode etik jurnslistik saat menjalankan tugas.
Organisasi yang berdiri pada 2024 lalu dan DPD Cimahi disahkan pada 10 Februari 2025 itu sangat konsen dengan edukasi agar masyarakat/lembaga dapat memiliki pemahaman yang baik tentang tugas dan fungsi wartawan sebagai profesi.
Baca juga: Geng Motor Berulah, Seorang Tukang Pangkas Rambut di Cimahi Alami Luka Senjata Tajam
“Kegiatan ini kami selenggarakan dengan tujuan memperkenalkan dunia jurnalistik kepada masyarakat. Harapan kami dapat membuka Cakrawala dan sudut pandang yang proporsional terhadap media beserta awaknya,” imbuhnya.
Memahami tugas wartawan juga menjadi materi pokok yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Tujuannya adalah agar para peserta mampu mengidentifikasi wartawan dan media yang sebenarnya sebelum memutuskan menjalin kerja sama.
Di tengah maraknya perkembangan berbagai platform media sosial serta hadirnya oknum wartawan yang tidak menjunjung tinggi kode etik jurnalistik kerap menimbulkan keresahan tersendiri bagi masyarakat dan lembahga seperti sekolah.
Baca juga: Perpustakaan Keliling BIMO, Cara Penerbit Erlangga Dukung Tingkatkan Literasi di Kota Bandung
“Melalui Kegiatan ini, Kami ingin para peserta mendapatkan pengetahuan langsung dari Pemateri yang memiliki kapasitas dan kompetensi di bidang jurnalistik, serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Bubun.***(Adel Hadianie)

























