Anggap Berkinerja Baik, Sebagian Publik Tak Menyangka Bupati Bekasi Jadi Tersangka KPK

Jawa Barat302 Dilihat

Jakarta – Kasus tertangkapnya Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menyisakan keraguan di kalangan masyarakat. Tak sedikit diantaranya mengaku masih tak percaya dengan penangkapan tersebut.

Adanya ketidakyakinan publik terhadap penangkapan Ade Kuswa oleh KPK bisa terlihat dari komentar warganet pada setiap unggahan berita dan video yang tersebar di berbagai platform media sosial.

Sebagian tidak yakin dengan penangkapan tersebut dengan alasan kinerja Ade Kuswara yang dianggap baik dalam 10 bulan menjabat Bupati Bekasi.

Baca juga: Siap Amankan Libur Nataru, Polresta Bandung Mulai Geser Pasukan

Aksi tegasnya dalam melakukan penertiban bangunan liar di atas daerah aliran sungai (DAS) mendapat dukungan sangat besar dari masyarakat, hingga sebagian menjulukinya sebagai “Raja Bongkar”.

“Bagaimana sih, yang di mata kita jujur begini, apakah ini fitnah dari oknum yang gak suka atau emang iya?,” tulis akun L****b**y.

Diantara banyak komentar yang bermunculan menanggai penangkapan Bupati Bekasi, warganet juga ada yang tak sabar menanti tanggapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Baca juga: Geng Motor Berulah, Seorang Tukang Pangkas Rambut di Cimahi Alami Luka Senjata Tajam

Pasalnya, Ade yang selama ini cukup menonjol dalam ketegasannya memimpin Kabupaten Bekasi, kerap tampil bersama gubernur yang akrab disapa KDM. Kinerjanya juga dianggap sejalan dengan program Pemprov Jabar termasuk pengembalian fungsi sungai.

“Nunggu tanggapan dari Bapak Gubernur Kang Dedi Mulyadi,” tulis akun R***m Vlog.

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap bersama ayahnya yang menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang diakukan komisi anti rasuah itu pada Kamis (18/12/2025).

Baca juga: Polres Cimahi Terjunkan 528 Personel dalam Operasi Lilin Lodaya 2025

Bersama Ade dan sang ayah, KPK juga menangkap beberapa pihak swasta (pengusaha) diduga terlibat dalam kasus suap proyek yang ada di Kaupaten Bekasi.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *