Hari Kelima Pencarian Korban Longsor Arjasari, BPBD Kabupaten Bandung: Masih Nihil

Bandung Raya346 Dilihat

Kabupaten Bandung – Memasuki hari kelima pencarian korban terdampak bencana tanah longsor Arjasari, Kabupaten Bandung masih nihil. Tiga orang korban yang merupakan warga sekitar diduga tertimbun sejak longsor terjadi di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan, Arjasari, Kabupaten Bandung pada Jumat (5/12/2205).

Kendati pencarian korban longsor Arjasari belum membuahkan hasil, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan puluhan relawan masih terus melakukan upaya untuk dapat menemukan tiga korban.

“Kami telah mengupayakan pencarian yang terus dilaksanakan. Secara teknis pencarian PIC-nya di Basarnas. Kami BPBD Kabupaten Bandung dibackup oleh BPBD Provinsi,” kata Diki Sudrajat, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Selasa (9/12/2025).

Baca juga: Usai Hebohkan Publik Akibat Umroh Saat Bencana, Bupati Aceh Selatan Sampaikan Maaf

Diki menjelaskan, sebelumnya terdapat empat warga tertimbun saat bencana longsor terjadi. Namun satu diantaranya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat meski mengalami luka berat. Dengan demikian, pencarian saat ini dilakukan para petugas terhadap tiga warga lainnya.

Di hari kelima pencarian, petugas masih menemukan tantangan, diantaranya ketebalan tanahnya g diperkirakan mencapai 3-5 meter yang membuat proses pencarian lebih berat. Bahkan K9 yang diterjunkan pun, kata Diki, belum mampu mengendus keberadaan.

“Menurut Basarnas, ketebalan tanah antara 3-5 meter, K9 juga belum bisa mengendus keberadaan jenazah,” jelasnya.

Baca juga: Didesak Copot Jabatan Bupati Aceh Selatan, Sekjen Gerindra: Bukan Domainnya Partai

Dalam operasi pencarian tersebut, TNI dan Polri masing-masing menerjunkan 40 personel, Basarnas 14 personel, relawan 25 personel, serta unsur masyarakat yang mencapai 25 orang. Namun di lapangan, kata Diki, penerjunan ke lokasi pencarian disesuaikan dengan arahan Basarnas.

“Penyelamatan dan pencarian itu arahan dari Basarnas, karena beberapa teknis harus safety, jangan menyelamatkan korban menjadi korban,” ujarnya.

Upaya pencarian juga menurutnya harus memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi cuaca. Untuk itu BPBD Kabupaten Bandung terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: Wagub Erwan Sarankan Pengungsi Banjir Kabupaten Bandung Tetap di Pengungsian Sebelum Cuaca Normal

Selain itu, pihaknya kini menerjunkan tim dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi untuk melakukan mitigasi longsor Arjasari. Hasilnya akan dijadikan rujukan para petugas dalam melanjutkan operasi pencarian.

“Hasil PVMBG itu nantinya jadi dasar kaitan dengan pencarian dan penyelamatan, apakah aman atau bagaimana. Tapi menurut kasat mata masih rawan juga,” terang Diki.

Hingga kini tercatat sebanyak 5 rumah tertimbun material longsor. Untuk mencegah bertambahnya korban, sebanyak 196 kepala keluarga (KK) terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *