Tekad Jabar Jadi Provinsi Terinovatif di IGA 2025, Dua Inovasi Masuk Tahap Validasi

Jawa Barat285 Dilihat

Kota Bandung – Provinsi Jawa Barat tengah menanti hasil penilaian ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI).

Bersama tujuh provinsi lainnya, Jawa Barat telah memasuki tahap valiasi dari dua innovasi yang didaftarkan pada ajang IGA 2025. Kedua inovasi tersebut yakni Sambara (Samsat Mobile Jabar) yang merupakan produk inovasi dari Bapenda Jabar.

Inovasi kedua Jabar yang juga mengikuti tahap validasi IGA 2025 adalah Apartemen Transit, merupakan inovasi non-digital dari Disperkim.

Baca juga: Ide Brilian KDM Berdayakan Warga Binaan Kerja Sosial, Produktif dan Kurangi Beban Negara

Validasi Lapangan IGA 2025 dilakukaan oleh tim yang terdiri dari Prof. Dr. Hyronimus Rowa dari IPDN, Dr. Ir. David Yama dari Badan strategi Kebijakan Dalam Negeri(Kemendagri), serta tim pendamping.

Hari pertama validasi yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman di Jabar Command Center, Selasa (18/11/2025), berlangsung dialog interaktif bersama kedua inovator secara virtual conference.

Saat melakukan tinjauan lapangan di Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) III Kota Bandung, tim validasai juga melakukan diskusi bersama petugas Samsat dan masyarakat terkait penggunaan aplikasi New Sambara.

Baca juga: KDM Sebut Pengelolaan Aset Daerah Oleh BUMD Tak Berimplikasi Peningkatan PAD

Sementara Kepala Bapenda Jabar Asep Supriatna menuturkan, aplikasi New Sambara telah berhasil mendukung peningkatan PAD dari Rp545 miliar pada 2020, diproyeksikan menjadi Rp1,1 triliun pada 2025.

Optimisme tersebut tidak terlepas dari manfaat aplikasi New Sambara yang membantu masyarakat mempermuda pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), sehingga terbukti efektif dalam memberikan layanan publik.

“Aplikasi ini telah digunakan lebih dari 4,2 juta pengguna, meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak, serta direplikasi oleh 17 provinsi lain di Indonesia,” jelas Asep.

Baca juga: Keren! Mahasiswa Tel-U dan Pelajar SMK Telkom Ciptakan Aplikasi Pilah Sampah

Di hari kedua, saatnya tim validasi melakukan peninjauan inovasi unggulan kedua, yakni Apartemen Transit yang berlokasi di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Apartemen Transit merupakan hunian bersifat sementara bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kelebihan dari tempat ini adalah penghuninya diberikan pelatihan keterampilan, edukasi budaya baik, sampai upaya kemandirian dalam hal ekonomi.

“Selama periode 2020 hingga Oktober 2025, ribuan penghuni telah mengikuti pelatihan keterampilan, edukasi budaya baik, serta program pemberdayaan UMKM dengan total omzet hampir Rp290 juta,” ungkap Taufik Rahmat, Kepala UPTD Pengelolaan dan Pelayanan Perumahan Jabar.

Baca juga: Sambut Libur Nataru, Kemenhub Berlakukan Diskon Tiket Berbagai Moda Transportasi

Validasi merupakan tahap lanjutan IGA 2025, sebelumnya telah dilakukan presentasi dari Kepala Daerah, yang dilaksanakan pada 4 November lalu.

Sebagai informasi, IGA adalah ajang penganugerahan bagi daerah yang melakukan terobosan dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta tata kelola pemerintahan.

Penghargaan layak diterima oleh daerah terinovatif, berupa Dana insentif dari Kementerian Keuangan RI. Jawa Barat bertekad mempertahankan prestasi yang telah diraih pada ajang yang sama di tahun-tahun sebelumnya.***(Danny)

Sumber: Humas Jabar

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *