Keseruan Bermain Musik di Angklung’s Day Bersama Wakil Gubernur Jawa Barat

Jawa Barat228 Dilihat

Kota Bandung – Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan diantara ribuan orang dari berbagai usia, mulai anak TK hingga lansia, menambah kemeriahan peringatan Hari Angklung Sedunia di Stadion UPI, Kota Bandung, Minggu (23/11/2025).

Dalam acara yang bertajuk Angklung’s Day itu, Wagub Erwan Setiawan mengajak masyarakat menghidupkan kesenian angklung, sebuah alat musik tradisional yang khas dan menjadi kebanggaan Jawa Barat itu.

Menghidupkan seni musik angklung kata Erwan, bisa dilakukan dengan memainkannya di lobi hotel maupun berbagai tempat wisata sebagai musik penyambut tamu.

Baca juga: KDM Beberkan Pentingnya Konsep Tata Ruang Sunda Jadi Rujukan Pembangunan Jawa Barat

Selain itu, musik dengan instrumen angklung bisa disertakan pada setiap konten digital, festival kepariwisataan, hingga institusi pendidikan.

“Mari kita gemakan angklung di seluruh tanah Jabar,” seru Erwan.

Keterlibatan masyarakat dari berbagai kalangan dalam Angklung’s Day menjadi bukti bahwa alat musik berbahan dasar bambu itu digemari tak hanya oleh orang tua, tetapi juga anak muda, bahkan anak-anak usia dini.

Baca juga: Diduga kurang Konsentrasi, Sepeda Motor Tabrak Belakang Truk Sebabkan Korban Tewas di Tempat

Seperti anak-anak dari TK Dewi Sartika yang tampak begitu antusias turut memainkan angklung dalam acara tersebut. Mereka tampak piawai memainkannya karena terbiasa dengan kegiatan yang sama disekolah mereka setiap pekan.

Kepala TK Dewi Sartika, Kania mengungkapkan, murid kelas TK B memang selalu antusias ketika mereka diberikan pembelajaran bermain musik angklung satu kali dalam sepekan.

“Angklung jadi ekskul wajib untuk TK B. Sudah tahun kedua tampil dan wajib alat musik tradisional. Angklung sudah diakui UNESCO,” ucap Kania.

Baca juga: Tekad Jabar Jadi Provinsi Terinovatif di IGA 2025, Dua Inovasi Masuk Tahap Validasi

Rupanya Kania menemukan manfaat lain dari bermain angklung selain melestarikan kekayaan Jawa Barat, yakni melatih konsentrasi anak-anak didiknya.

Hal yang sama juga terjadi di SD Nurul Imam Islamic School yang menjadikan kesenian angklung menjadi kegiatan ekstarakurikuler (eskul) disekolah. Bahkan mereka kerap tampil dalam berbagai kegiatan.

“Anggota ekskul 40 orang lebih. Sering tampil-tampil di acara sekolah, dan tampil juga di acara luar sekolah,” ucap Endang, Pelatih angklung SD Nurul Imam Islamic School. ***(Adel Hadianie)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *