Diskominfo Jabar Ingatkan Pranata Humas Miliki Pandangan Baru Minat Publik konsumsi Informasi

Jawa Barat187 Dilihat

Kota Bandung – Kepala Bidang IKP, Diskominfo Provinsi Jawa Barat Nidar Naim menyoroti tren kecenderungan konsumsi publik yang mengarah pada informasi yang singkat namun padat.

Hal tersebut menurutnya harus menjadi pertimbangan setiap Pranata Humas dalam menyajikan informasi yang berkaitan dengan kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

“Perlu pandangan baru dari Pranata Humas dalam melihat minat masyarakat terkait rilis yang diberitakan,” kata Nidar saat memberikan sambutan dalam IKP Talks #12, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (25/11/2025).

Baca juga: Dukung KDM Bangun Stadion Tiap Kecamatan, Persib: Akan Banyak Pemain Berkualitas dari Jabar

Ditengah masifnya pemberitaan terkait Pemdaprov Jawa Barat, Nidar mengingatkan Pranata Humas untuk mencermati langkah pemberitaan yang dilakukan media mainstream, termasuk kecepatan serta kemampuan membaca POV (Poin of View).

Dalam kesematan itu, Nidar mengungkapkan rencananya untuk menggelar bootcamp bagi Pranata Humas kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi kehumasan.

Ia menyebutkan beberapa kompetensi yang idealnya dimiliki setiap Pranata Humas, diantaranya membuat narasi tunggal dan manajemen krisis, produksi konten multiplatform, serta meningkatkan strategi kehumasan.

Baca juga: Keseruan Bermain Musik di Angklung’s Day Bersama Wakil Gubernur Jawa Barat

Acara IKP Talks #12 menghadirkan praktisi media, yakni Redaktur Kumparan M. Riski Gaga. Ia menceritakan bagaimana sebuah berita diproduksi dengan terlebih dahulu melalui proses rapat redaksi.

“Rapat redaksi untuk menentukan, memilih isu mana yang menarik dan berdampak bagi pembaca. Tidak semua akan dibuat berita, karena juga ada keterbatasan SDM dan nilai urgen,” jelas Riski.

Rapat redaksi, lanjut Riski, juga dapat dilakukan tim kehumasan untuk menentukan sebuah rilis yang akan disebarluaskan. Namun ia mengingatkan bahwa tidak semua rilis dapat menarik minat pembaca.

Baca juga: Keren! Mahasiswa Tel-U dan Pelajar SMK Telkom Ciptakan Aplikasi Pilah Sampah

Hal tersebut menjadi pengingat pentingnya penulisan yang langsung pada poin inti. Dengan demikian, sebuah rilis akan menjadi padat dan akurat, sehingga menarik untuk dijadikan berita di media mainstream.***(Heryana)

Sumber: Humas Jabar

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *