Pemkot Cimahi Gencar Cegah Tindakan Korupsi dengan Tingkatkan Pengawasan KPK

Bandung Raya57 Dilihat

Kota Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi melalui Inspektorat menggelar kegiatan rapat koordinasi (rakor) pencegahan korupsi di Cimahi Techno Park, Jumat (29/8/2025)

Seluruh Organisasi Perangkat daerah (OPD) dan ASN Kota Cimahi diikutsertakan dalam acara tersebut. Bahkan pencerahan tentang upaya pencegahan korupsi dari KPK itu juga dihadiri unsur masyarakat hingga tingkat rukun warga (RW).

Menurut Wali Kota Cimahi Ngatiyana, penjelasan yang disampaikan KPK bertujuan untuk mengingatkan kembali akan dampak buruk dari praktik korupsi terhadap pembangunan daerah dan negara.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Resmi Lantik Maria Fitriani Jadi Sekda Definitif

“Alhamdulillah dengan pencerahan yang disampaikan KPK, kita jadi tahu banyak faktor yang bisa menimbulkan korupsi. Semuanya tergantung dari niatan dan peluang yang menjadi penyebab korupsi,” kata Ngatiyana.

Wali Kota erharap kegiatan tersebut dapat menydarkan berbagai pihak untuk bersama-sama memiliki semangat tinggi mencegah tindakan yang mengindikasikan pada potensi korupsi. Sehingga Kota Cimahi dikemudian hari bersih dari korupsi.

Dalam paparannya, KPK menyampaikan delapan celah korupsi yang dimungkinkan terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Delapan celah yang dimaksud juga menjadi area pencegahan korupsi di daerah.

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Home Industri Tembakau Sintetis Bermodal Ilmu dari Media Sosial

Kedelapan area tersebut diantaranya pada perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, manajemen ASN, Pengelolaan BMD, hingga optimalisasi penerimaan.

Untuk mencegah terjadinya praktik korupsi pada delapan area tersebut, Wali Kota Ngatiyana memastikan pegawasan akan dilakukan dengan sangat ketat melibatkan KPK, Inspektorat Kota Cimahi, hingga optimalisasi bagian hukum Pemkot Cimahi.

“Makanya, semua selalu ada evaluasi, penilaian, pengawasan, disampaikan ini rambu-rambunya dengan sangat jelas,” ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas Pegawai, Kanwil BPN Jawa Barat Beri Arahan Mitgasi Risiko Layanan

Disinggung terkait apakah rakor bersama KPK akan menjadi agenda rutin atau akan ditindaklanjuti secara internal di lingkungan Pemkot Cimahi, Ngatiyana memastikan kedua hal tersebut akan dilakukannya.

“Tindak lanjut pasti dilakukan, sehingga tadi kota cimahi sudah mendapat indeks 83, berarti sudah ada peningkatan tahun ini, alhamdulillah sudah lebih baik lah ya,” ungkap Ngatiyana.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *