Kabupaten Bandung – Kepolisian akansegera melakukan penyelidikan secara khusus terhadap konstruksi bangunan Pasar Bersih Soreang, Kabupaten Bandung yang mengalami ambruk pada Senin (16/3/2026) siang.
Dari pengamatan di lapangan, terlihat bagian atap depan dari deretan kios Pasar Bersih Soreang mengalami ambruk. Sementara balok beton penyangga juga terlihat melengkung seperti tak kuat menahan beban.
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono mengaku akan segera melakukan penyelidikan khusus pada konstruksi bangunan pasar di kecamatan Soreang itu.
Baca juga: Pasar Bersih Soreang Ambruk, Satu Orang Meninggal Dunia
“Betul sekali, Satreskrim Polresta Bandung sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini karena ada korban meninggal dunia ya,” kata Aldi kepada awak media.
Dalam penyelidikan tersebut, pihaknya dipastikan akan meminta bantuan dari Polda Jabar untuk memastikan penyelidikan dilakukan secara scientific.
Terkait tak ada penyebab alam seperti angin kencang atau hujan dalam peristiwa tersebut, Aldi menegaskan pihaknya tak bisa memberikan kesimpulan hanya dengan pengamatan kasat mata.
Baca juga: Volume Kendaraan di Jalur Mudik Nagreg Meningkat Sejak H-7 Idulfitri 1447 Hijriyah
Nanti hasil penyelidikan tentunya dengan pemeriksaan ahli konstruksi dan sebagainya, untuk menentukan standar bangunannya ini bagaimana,” jelasnya.
Dalam berita sebelumnya disebutkan, berdasarkan keterangan saksi Agus Diman (50) di lokasi kejadian, terdapat retakan sebelum atap 13 kios di pasar tersebut ambruk dan menimpa empat warga yang sedang berbelanja.
Dari empat warga yang tertimpa atap beton tersebut, dikabarkan satu orang meninggal dunia, tiga lainnya mengalami luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.
Baca juga: Berbagi Satu Poin Lawan Borneo FC, Persib Masih Kokoh di Puncak Klasemen Super League
“Korban meninggal dunia kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi kemudian Akan kita otopsi penyebab kematiannya.
Polresta Bandung mengimbau pengelola pasar dan dinas terkait untuk segera melakukan identifikasi terhadap bangunan yang sama dan dikerjakan oleh kontraktor yang sama dalam waktu yang bersamaan pula.
Hal tersebut menurutnya penting dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa pada bagian bangunan lainnya, sehingga dapat menghindarkan munculnya kembali korban jiwa.
Baca juga: Perlancar Jalur Mudik, Puluhan Kusir Delman di Garut Libur Operasional
“Saya meminta segera pengelola pasar dan dinas terkait yang mengambil langkah-langkah pengecekan kembali kondisi bangunan yang lainnya,” pungkas Kapolresta Bandung.***(BS)

























